Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Menjelang Hari Besar Keagamaan Natal dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali meluncurkan program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang untuk wilayah Dataran Tinggi Krayan.
Program ini secara resmi diluncurkan oleh Bupati Nunukan Irwan Sabri pada Selasa, 21 Oktober 2025, sebagai upaya strategis menekan harga kebutuhan pokok di wilayah pedalaman perbatasan.
“Ini waktu yang tepat karena kita ingin memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga menjelang Hari Besar Keagamaan,” ujar Irwan kepada MataKaltara.com, Rabu (21/10/2025) pagi.
Dengan skema subsidi penuh terhadap biaya angkut, masyarakat di wilayah Krayan kini dapat membeli sembako dengan harga yang setara dengan di wilayah perkotaan.
“Tujuan SOA ini agar harga ditekan, karena biaya angkut sepenuhnya ditanggung pemerintah,” tegas Irwan.
Tiga Rute Udara 26 Penerbangan
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMKPP) Nunukan mencatat, pengiriman barang melalui program SOA 2025 ini dilakukan lewat tiga rute udara: Nunukan–Long Bawan, Nunukan–Long Midang, dan Nunukan–Binuang.
Sebanyak 26 penerbangan dijadwalkan mengangkut total 27,6 ton barang kebutuhan pokok. Rinciannya, Long Midang dan Binuang masing-masing menerima 3 ton, sementara 21,6 ton dikirim ke Long Bawan untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah Krayan, Krayan Barat, dan Krayan Timur.
Pengawas Perdagangan Ahli Muda DKUMKPP Nunukan, Abdul Rahman, memastikan penerbangan logistik ini akan berlangsung hingga 22 Desember 2025.
“Program ini bersinergi dengan jembatan udara dari pemerintah pusat agar suplai barang tetap lancar hingga Natal dan Tahun Baru,” pungkas Rahman.
Komitmen Pemkab Nunukan untuk Daerah Terpencil
Melalui program ini, Pemkab Nunukan menunjukkan komitmennya untuk memperkuat stabilitas harga di daerah perbatasan yang selama ini terkendala akses logistik.
Subsidi ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi logistik ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau darat maupun laut.
Dengan adanya SOA Barang, masyarakat Krayan kini dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan harga sembako yang terjangkau, tanpa harus terbebani mahalnya biaya angkut dari wilayah kota.






