Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), IDI Kabupaten Nunukan menggelar Seminar Awam dan Workshop Kesehatan di Gedung Aztrada, Sebatik Timur, pada Minggu (26/10/2025).
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Nunukan, Jabbar.Seminar ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari ASN, anggota TNI/Polri, ibu rumah tangga, serta tokoh masyarakat.
Mengusung tema “Bersama Kita Kuat, Membangun Solidaritas dalam Memajukan IDI Nunukan,” kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari RSUD Nunukan serta Medical Center Tawau, Malaysia, salah satunya dr. Fadzly.
Dalam sambutannya, Jabbar menyampaikan apresiasi kepada IDI Nunukan atas inisiatifnya dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Ia menilai, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanganan darurat medis, terutama pada kasus gangguan jantung dan henti napas.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tindakan pertama yang bisa menyelamatkan nyawa ketika menghadapi kondisi darurat,” ujar Jabbar kepada MataKaltara.com, minggu (26/10/2025) pagi.
Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Nunukan, dr. Sholeh Rauf, menjelaskan bahwa seminar ini berfokus pada edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi gawat darurat.
“Pengetahuan tentang BHD menjadi bekal penting bagi masyarakat. Dengan keterampilan ini, siapa pun bisa menjadi penolong pertama sebelum tenaga medis datang,” jelas Sholeh.
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat solidaritas antar anggota IDI serta memperkuat kerja sama lintas batas antara tenaga kesehatan di Nunukan dan Tawau, Malaysia.






