Penulis:Fidelis | Editor:Castro
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Achmad Djufrie, menegaskan bahwa selain soal pembangunan, isu keamanan di wilayah perbatasan harus mendapat perhatian serius. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri upacara HUT ke-80 RI di Tanjung Selor, Minggu (17/8/2025).
“Tentu jadikan peringatan HUT kemerdekaan ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dari berbagai aspek. Salah satunya memperkuat keamanan karena Kaltara berbatasan langsung dengan Malaysia,” ujar Achmad Djufrie kepada MataKaltara.com, Senin (18/08/2025).
Menurutnya, capaian pembangunan Kaltara saat ini menunjukkan kemajuan positif. Namun, keberhasilan tersebut harus diimbangi dengan penguatan keamanan, khususnya di kawasan perbatasan.
“Kita minta agar keamanan diperkuat terutama di daerah perbatasan,” tegasnya.
Selain soal perbatasan, Achmad Djufrie juga menyoroti persoalan peredaran narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di Kaltara.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya bergantung pada aparat penegak hukum dan pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kita tidak hanya berharap kepada penegak hukum dan pemerintah saja. Tetapi juga harus ada kerja sama dari elemen masyarakat dengan komitmen kuat untuk bersama-sama memberantas peredaran barang haram tersebut,” ucapnya.
Ia menilai sinergi lintas sektor penting untuk menyelamatkan generasi muda Kaltara dari jerat narkoba.
“Ini penting kita lakukan dalam rangka menjaga anak-anak kita, bangsa kita, agar bisa lebih terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.