Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Nunukan, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menyalurkan bantuan permakanan kepada warga rentan, Minggu (12/10/2025).
Bantuan ini difokuskan di wilayah Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan.
Bupati Nunukan Irwan Sabri, didampingi unsur Forkopimda, secara simbolis menyerahkan 5 dari total 60 paket bantuan kepada warga Kelurahan Selisun. Penerima bantuan di antaranya adalah Satring Azis (RT 06), Sumini (RT 08), Ruslan (RT 03), dan Rohani (RT 09).
Sisa paket lainnya akan disalurkan langsung oleh Dinas Sosial kepada para penerima sesuai hasil asesmen.
Bupati Irwan Sabri menyatakan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar.
Ia juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak boleh hanya bergantung pada data administratif semata, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
“Tadi kami melihat langsung kondisi rumah beberapa penerima bantuan yang sangat memprihatinkan. Karena itu, saya minta agar OPD terkait bisa turun tangan dan memberikan intervensi lebih, seperti program bedah rumah atau bantuan lain sesuai tupoksinya,” ujar Irwan Sabri kepada Mata kaltara.com, minggu (12/10/2025) sore.
Bupati Irwan Sabri juga menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) agar bantuan-bantuan serupa dapat disalurkan melalui APBD secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Salah satu penerima bantuan, Said, menyampaikan rasa harunya atas perhatian langsung dari pemimpin daerah.
“Syukur Alhamdulillah, Bupati datang langsung ke rumah kami. Ini sangat berarti bagi kami yang kurang mampu,” ucapnya haru.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Parmedy, menjelaskan bahwa bantuan ini dibagi dalam tiga kategori: 35 paket untuk lansia, 15 untuk disabilitas, dan 10 untuk anak terlantar.
Setiap penerima telah melalui proses asesmen berdasarkan laporan dari masyarakat, pihak kelurahan, kecamatan, dan juga data nasional DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).
Adapun isi dari paket bantuan permakanan tersebut terdiri dari:
Beras 20 kg
Susu kaleng 5 buah
Minyak goreng 4 liter
Gula pasir 4 kg
Telur satu piring Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan yang lebih menyentuh kebutuhan warga secara langsung, terutama mereka yang selama ini belum tersentuh bantuan pemerintah.








