Penulis: Arfan | Editor: Fidelis
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Fraksi Perjuangan Pembangunan Rakyat (FPPR) DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk memperkuat dan memaksimalkan program beasiswa pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun 2026 mendatang.
Ketua Fraksi FPPR, H. Hamka, menegaskan bahwa program beasiswa harus benar-benar tepat sasaran demi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di provinsi termuda ini.
“Beasiswa harus benar-benar menyasar generasi muda yang membutuhkan, demi peningkatan kapasitas SDM di provinsi ini,” ujar anggota Dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Hamka menekankan bahwa pemanfaatan anggaran pendidikan harus dilakukan secara efektif dan berfokus pada hasil yang terukur. Ia mengingatkan bahwa investasi pada pendidikan adalah fondasi bagi pembangunan jangka panjang Kaltara.
“SDM yang unggul akan menentukan masa depan Kaltara, oleh karena itu investasi pendidikan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Untuk memastikan alokasi dana lebih tepat dan berdaya guna, Hamka meminta Pemprov melakukan evaluasi mendalam terhadap program beasiswa yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Kita harus memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberi manfaat nyata bagi penerima,” kata Hamka.
FPPR berharap seluruh tahapan dalam proses pemberian beasiswa dapat dilaksanakan secara transparan, terukur, dan tepat sasaran.
“Dengan strategi yang jelas, program ini bisa menjadi motor penggerak pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas manusia,” imbuh Hamka, optimis bahwa beasiswa yang dikelola dengan baik akan menghasilkan SDM unggul yang berkontribusi bagi kemajuan daerah. (adv)






