Anggaran Rp150 Miliar untuk Konektivitas Perbatasan, DPRD Kaltara Apresiasi Langkah Gubernur

oleh

Penulis: Arfan | Editor: Fidelis

MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, atas keberhasilannya memperjuangkan anggaran pembangunan infrastruktur strategis di wilayah perbatasan.

Anggaran senilai sekitar Rp150 miliar berhasil dialokasikan dari Kementerian Keuangan RI. Dana tersebut, menurut Jufri, merupakan langkah konkret Gubernur dalam mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Krayan dan Malinau.

Jufri Budiman menjelaskan bahwa alokasi dana yang telah disetujui tersebut akan diprioritaskan untuk pembangunan jembatan.

“Anggaran ini sudah disetujui dan akan dialokasikan untuk pembangunan jembatan di wilayah Binuang, Kabupaten Nunukan. Keberadaan jembatan ini nantinya akan mempercepat fungsionalisasi Jalan Malinau–Krayan,” ungkap Jufri, Kamis (13/11/2025).

Selama ini, masyarakat Krayan menghadapi kendala akses darat yang cukup berat akibat minimnya infrastruktur penghubung. Jufri menilai upaya cepat Gubernur dalam melobi anggaran tersebut sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun wilayah perbatasan.

“Ini bukti bahwa Gubernur serius menuntaskan persoalan konektivitas antarwilayah di Kaltara. Kita berharap Kementerian Keuangan dan kementerian teknis lainnya bisa segera merealisasikan anggaran ini tanpa hambatan,” harapnya.

Lebih lanjut, Jufri Budiman menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur di Krayan sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Menurutnya, perhatian lebih dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan agar pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan tidak tertinggal.

Ia menekankan agar anggaran besar tersebut benar-benar menjadi prioritas bagi Krayan, mengingat potensi besar daerah tersebut.

“Saya berharap anggaran besar tersebut benar-benar diprioritaskan untuk wilayah Krayan. Karena selain wilayah perbatasan, daerah ini juga punya potensi besar dalam sektor pertanian dan pariwisata,” pungkas Ketua Komisi III DPRD Kaltara tersebut. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *