Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan kawasan perbatasan.
Hal itu mengemuka saat Bupati Nunukan Irwan Sabri menerima kunjungan Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) 881/Baratama Dharma, Letkol Inf. Riswantoro, di Kantor Bupati Nunukan, Jumat (24/07/2026).
Penyambutan diawali dengan prosesi pengalungan syal manik khas perbatasan, kemudian dilanjutkan Coffee Morning bersama jajaran Forkopimda di Ruang Rapat Forkopimda.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, mengatakan forum tersebut menjadi wadah memperkuat koordinasi antara Forkopimda dan unsur intelijen dalam mengantisipasi berbagai persoalan strategis di wilayah perbatasan.
Menurutnya, Kabupaten Nunukan memiliki tantangan tersendiri karena 13 dari 21 kecamatan berbatasan langsung dengan negara tetangga.
“Kondisi geografis ini kerap dimanfaatkan sebagai jalan tikus untuk peredaran narkoba, penyelundupan barang ilegal, hingga ketergantungan bahan pokok dari luar negeri, terutama di Krayan dan Sebatik,” kata Hasan kepada MataKaltara.com, Sabtu (25/07/2026).
Sementara itu, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah Krayan masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain akses jalan, pemerintah juga berupaya menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat perbatasan.
“Akses jalan masyarakat menjadi pembahasan prioritas kita. Saya berencana melakukan kunjungan kerja langsung ke Krayan untuk mencari solusi konkret, termasuk memastikan penanganan pasokan serta membangkitkan nasionalisme masyarakat di Krayan agar semarak mengibarkan Bendera Merah Putih menjelang Hari Kemerdekaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hermanus menambahkan tingginya biaya transportasi logistik masih menjadi persoalan utama masyarakat Krayan. Adapun perbaikan Jalan Lingkar Krayan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi terus dikoordinasikan agar segera direalisasikan.
Di hadapan jajaran Forkopimda, Letkol Inf. Riswantoro menyampaikan komitmennya mendukung program Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Batalyon Teritorial Pembangunan 881/Baratama Dharma.
Ia menjelaskan, satuan yang dipimpinnya memiliki kompi khusus di bidang medis, peternakan, hingga teknik yang difokuskan untuk membantu pemberdayaan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.
Beberapa program yang telah dijalankan di antaranya pembukaan lahan produktif seluas empat hektare di Kecamatan Sembakung, pengembangan lahan pertanian seluas 15 hektare, budidaya ayam petelur, hingga dukungan personel dan armada pemadam kebakaran di wilayah SP 3.
“Prinsip kami adalah S3B, Setiap Saat Siap Bergerak. Jika ada permasalahan di daerah maupun program pemerintah daerah yang membutuhkan pendampingan, kami siap memberikan dukungan penuh kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forkopimda, dan TNI dalam menjaga keamanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan.












