Penulis: Fidelis | Editor : Castro
MATAKALTARA.COM, BULUNGAN – Tidak hanya persoalan jalan rusak, masalah drainase juga banyak dikeluhkan oleh warga di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kaltara dari Daerah Pemilihan II Bulungan–Tana Tidung, Aluh Berlian, saat menuntaskan rangkaian agenda resesnya dengan menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah Tanjung Selor.
Usai menggelar pertemuan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Bulungan, seperti Kilometer 12, Jalan Gelatik, Kilometer 9, Desa Apung, dan sejumlah lokasi lainnya, mantan anggota DPRD Bulungan tersebut berhasil menghimpun berbagai aspirasi dari masyarakat.
Aluh Berlian menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan warga masih didominasi persoalan infrastruktur dasar. Hal ini hampir selalu menjadi keluhan utama masyarakat dalam setiap kegiatan reses yang dilaksanakannya di berbagai titik.
Selain kondisi jalan lingkungan, warga juga menyoroti persoalan drainase di kawasan permukiman. Saluran air yang ada dinilai belum berfungsi secara optimal sehingga kerap menimbulkan genangan, bahkan berpotensi menyebabkan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Ada juga permintaan normalisasi drainase agar ketika hujan deras tidak terjadi genangan yang berpotensi menimbulkan banjir,” ujar Aluh Berlian, kepada MataKaltara.com, Rabu (11/3/2026) siang.
Tak hanya itu, minimnya lampu penerangan jalan juga menjadi perhatian warga. Kurangnya penerangan pada malam hari dinilai memengaruhi kenyamanan sekaligus keamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aluh memastikan seluruh masukan masyarakat telah dicatat dan akan dikawal agar dapat masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
“Semua aspirasi sudah kami tampung dan akan kami perjuangkan agar bisa segera terealisasi,” pungkasnya.












