Nunukan

Pemkab Nunukan Matangkan Persiapan Jamaah Haji 1447 H Lewat Manasik Terintegrasi

×

Pemkab Nunukan Matangkan Persiapan Jamaah Haji 1447 H Lewat Manasik Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan resmi membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang digelar di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Minggu (08/02/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Nunukan, Muhammad Amin, yang hadir mewakili Bupati Nunukan.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, ditegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai pengorbanan, kesabaran, keikhlasan, serta ketaatan kepada Allah SWT.

“Karena itu, pelaksanaan ibadah haji memerlukan persiapan yang matang, pemahaman yang benar, serta kesiapan lahir dan batin,” kata Amin kepada MataKaltara.com, minggu (08/02/2026).

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji memiliki tantangan tersendiri. Jamaah akan menghadapi perjalanan panjang, perbedaan budaya dan bahasa, kepadatan aktivitas ibadah, hingga kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci.

Oleh sebab itu, bimbingan manasik haji menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jamaah.Menurutnya, manasik haji tidak hanya sebatas simulasi rangkaian ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembekalan komprehensif agar jamaah memahami makna, tata cara, serta hikmah dari setiap tahapan ibadah haji.

Selain itu, jamaah juga dibekali pengetahuan tentang aturan, etika, dan pentingnya kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik yang menuntut kekuatan dan ketahanan tubuh. Karena itu, jamaah harus mempersiapkan kondisi fisik sejak dini dengan menjaga kesehatan, mengatur pola makan, berolahraga ringan secara rutin, serta mematuhi seluruh anjuran dan pemeriksaan kesehatan yang telah ditetapkan,” ungkap Amin.

Ia berharap, melalui kegiatan manasik ini, para calon jamaah haji tidak hanya memahami aspek teknis pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki mental yang kuat, niat yang lurus, dan keikhlasan penuh, sehingga mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyuk dan tertib.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Utara, Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa kuota jamaah haji Kabupaten Nunukan tahun 2026 berjumlah 223 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 139 calon jamaah haji asal Pulau Nunukan dan 84 calon jamaah haji asal Pulau Sebatik.

“Seluruh jamaah saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menunaikan rukun Islam kelima dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci mulai Mei mendatang,” jelas Saleh.

Muhammad Saleh berharap seluruh calon jamaah haji dapat mengikuti dan memahami setiap rangkaian manasik dengan baik, sehingga pelaksanaan ibadah haji nantinya dapat berjalan sesuai tuntunan dan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page