Penulis: Arfan | Editor: Fidelis
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Keluhan soal jalan rusak kembali mencuat dari masyarakat pedesaan di Kabupaten Tana Tidung (KTT). Kondisi ini mencuat setelah Anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, melaksanakan agenda reses beberapa waktu lalu.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyoroti sejumlah aspirasi masyarakat yang banyak mengeluhkan persoalan infrastruktur, khususnya kondisi jalan di jalur Pelabuhan Lama Tideng Pale menuju Simpang Manis di Kilo 6.
Masyarakat kembali mengeluhkan tentang kerusakan jalan di jalur Pelabuhan Lama Tideng Pale menuju Simpang Manis di Kilo 6.
Herman menyampaikan bahwa berdasarkan keluhan warga, kondisi jalan rusak tersebut ternyata sudah berlangsung bertahun-tahun. Kondisi jalan yang berlubang dan becek telah menyulitkan warga memuat hasil panen untuk dibawa ke pasar.
“Kondisi jalan yang buruk bukan hanya menghambat mobilitas warga, tapi juga berdampak pada ekonomi lokal. Kita tidak bisa membiarkan ini berlarut-larut,” kata Herman belum lama ini.
Menurutnya, fasilitas jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil di wilayah pesisir Sesayap.
“Aspirasi masyarakat adalah bahan penting bagi kami di DPRD. Kami ingin memastikan bahwa suara warga dari pelosok desa juga terdengar di tingkat provinsi,” pungkasnya. (adv)






