Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Malam Ramadan di Gang Toba, Kelurahan Nunukan Timur, tak sekadar diisi lantunan doa dan ibadah tarawih. Warga RT 20 dan RT 23 memanfaatkan momen reses Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Utara, Akbar Ali, untuk menyuarakan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Di antara isu yang mengemuka, keberadaan Pasar Rakyat Nunukan Timur menjadi perhatian utama.
Sejak awal Ramadan, aktivitas pasar meningkat signifikan. Pedagang musiman menjajakan aneka menu berbuka puasa, sementara pembeli memadati kawasan tersebut menjelang magrib.
Namun, lonjakan aktivitas itu tidak dibarengi kesiapan infrastruktur.
Warga mengeluhkan belum tersedianya lahan parkir yang memadai, sehingga kendaraan roda dua dan roda empat kerap memenuhi badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Kalau sore menjelang buka puasa, sering macet. Parkirnya tidak tertata,” keluh salah seorang warga.
Menanggapi hal itu, Akbar Ali menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara guna membahas penataan kawasan pasar, termasuk kemungkinan pembangunan dan semenisasi lahan parkir.
“Pasar ini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Maka penataannya harus serius agar tidak menimbulkan persoalan baru,” kata Akbar Ali kepada MataKaltara.com, Rabu (25/02/2026).
Tak hanya soal pasar, warga juga menyampaikan persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.
Genangan air dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi merusak infrastruktur lingkungan.
Akbar Ali memastikan persoalan tersebut akan dikoordinasikan lintas pemerintah daerah untuk mencari solusi konkret, baik melalui normalisasi drainase maupun peningkatan infrastruktur penunjang.
Persoalan pendidikan pun menjadi sorotan. Ia menilai sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru berdampak pada anak-anak di Nunukan Timur karena belum tersedianya SMP Negeri maupun SMA Negeri di wilayah tersebut.
“Kita akan perjuangkan pembangunan sekolah negeri di wilayah ini. Ini menyangkut masa depan generasi muda,” tegas politisi Partai Gerindra itu.
Selain menampung aspirasi baru, Akbar Ali juga menyampaikan perkembangan usulan warga pada reses sebelumnya yang telah terealisasi, yakni pembangunan semenisasi Jalan Gang Toba.
Jalan tersebut kini mempermudah akses masyarakat menuju puskesmas dan kantor kelurahan.
“Ini bukti bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti di forum reses, tetapi kami kawal hingga terealisasi,” ujarnya.
Kegiatan reses malam itu ditutup dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, sekaligus mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituennya.












