Penulis : Fidelis | Editor : Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ladullah, mengajak para siswa SMP di seluruh Kalimantan Utara yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA sederajat agar memanfaatkan kesempatan mendaftar di Sekolah Unggul Garuda Kalimantan Utara yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.
Menurut Ladullah, kehadiran sekolah bertaraf internasional tersebut menjadi peluang besar bagi generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan, untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus menempuh studi ke luar daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kalimantan Utara. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama di daerah perbatasan.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak Kaltara. Kita berharap para siswa berprestasi dari berbagai daerah dapat memanfaatkan peluang ini dengan mendaftarkan diri,” ujarnya, kepada MataKaltara.com, Sabtu (14/3/2026) siang.
Diketahui, Sekolah Unggul Garuda hanya dibangun di empat wilayah di Indonesia, yakni Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Belitung Timur.
Di Kalimantan Utara, sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 20 hektare di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM), Kabupaten Bulungan. Sekolah ini dirancang sebagai institusi pendidikan tingkat SMA bertaraf internasional yang berfokus pada pengembangan sains dan teknologi serta penguatan karakter kebangsaan.
Sekolah Unggul Garuda juga menargetkan siswa-siswa berprestasi dengan fasilitas pendidikan yang disediakan secara gratis. Kurikulum yang diterapkan menggabungkan standar pendidikan nasional dengan standar global.
Pembangunan sekolah yang berlokasi di Tanjung Selor ini menggunakan anggaran dari APBN dengan nilai berkisar antara Rp233 miliar hingga Rp350 miliar. Pemerintah menargetkan pembangunan rampung dan siap menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.
Sekolah tersebut mengusung konsep berasrama dengan fasilitas modern, termasuk laboratorium sains dan teknologi serta sistem pembelajaran yang intensif. Pengelolaannya berada di bawah pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dengan sistem seleksi nasional yang juga memberikan kuota khusus bagi masyarakat lokal.
“Program pembangunan Sekolah Unggul Garuda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas serta menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi internasional terkemuka,” pungkas Ladullah.












