Nunukan

Sejumlah Keluhan Warga Didengar, DPRD Nunukan Andi Mariyati Janji Kawal Aspirasi Masuk Anggaran 2027

×

Sejumlah Keluhan Warga Didengar, DPRD Nunukan Andi Mariyati Janji Kawal Aspirasi Masuk Anggaran 2027

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Wakil Ketua II DPRD Nunukan, Andi Mariyati, menggelar penjaringan aspirasi masa sidang II Tahun 2025–2026 di Jalan Lumba-Lumba RT 19, Nunukan Timur, pada Selasa (17/02/2026) lalu.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai keluhan warga mencuat, mulai dari distribusi gas elpiji 3 kilogram hingga persoalan infrastruktur lingkungan.

Reses yang digelar politisi Partai Demokrat itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah penyampaian kebutuhan masyarakat secara langsung.

Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan persoalan yang dinilai mendesak dan membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Salah satu keluhan utama adalah distribusi tabung gas 3 kilogram yang dinilai tidak menentu.

Warga meminta agar penyaluran dilakukan secara terjadwal, minimal sepekan sekali, guna mencegah kelangkaan yang kerap terjadi di tingkat pengecer.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan pembangunan kubah masjid di Jalan Lumba-Lumba melalui mekanisme hibah.

Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sarana ibadah warga setempat.

Persoalan infrastruktur turut menjadi sorotan.

Kondisi aspal jalan yang rusak serta badan jalan yang sempit dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Warga juga meminta pembangunan drainase keliling di sepanjang Jalan Lumba-Lumba untuk mencegah genangan saat hujan deras.

Tak hanya itu, warga mengusulkan pemasangan kaca cembung di pintu masuk gerbang jalan tersebut.

Titik turunan yang cukup tajam dan akses kendaraan yang terbatas membuat lokasi tersebut rawan kecelakaan.

“Kalau ada kaca cembung, pengendara bisa saling melihat dari dua arah. Kondisi turunan cukup berbahaya,” ujar Ketua RT 19 mewakili warga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Mariyati memastikan seluruh usulan telah dicatat dalam laporan reses.

Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal agar aspirasi warga dapat dibahas dalam perencanaan anggaran mendatang.

“Reses memberi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung suara warga. Insya Allah aspirasi ini akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam pembahasan anggaran 2027 sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page