Nunukan

Petani Rumput Laut di Nunukan Layangkan Keluhan ke DPRD Kaltara 

×

Petani Rumput Laut di Nunukan Layangkan Keluhan ke DPRD Kaltara 

Sebarkan artikel ini

Penulis : Fidelis | Editor : Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Keluhan para pembudidaya rumput laut di wilayah pesisir Pulau Sebatik menjadi perhatian serius Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Keluhan tersebut terdengar saat Anggota DPRD Klatara Ladullah, menggelar agenda reses.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait keamanan di perairan tempat budidaya rumput laut.

Para petani mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian bentangan rumput laut yang dalam beberapa waktu terakhir semakin sering terjadi. Bahkan tidak jarang, saat masa panen tiba, tali bentangan yang menjadi media budidaya sudah lebih dulu hilang dicuri.

“Poin pertama yang disampaikan masyarakat adalah masalah keamanan di laut. Mereka mengeluhkan seringkali saat hendak panen, tali bentangan rumput laut sudah hilang. Pencurian ini sekarang terasa sangat rawan,” ujar Ladullah, kepada MaraKaltara.com, Jumat (6/3/2026) pagi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun selama ini para petani kesulitan menyalurkan keluhan mereka agar mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, kegiatan reses menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi kepada wakil rakyat.

Ladullah menegaskan, persoalan keamanan di wilayah budidaya rumput laut harus segera mendapatkan perhatian serius. Pasalnya, sektor tersebut merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir, khususnya di Pulau Sebatik.

Bahkan di wilayah Sebatik Barat, hampir separuh masyarakat menggantungkan penghasilan dari komoditas rumput laut.

“Budidaya rumput laut ini menjadi penopang utama ekonomi keluarga masyarakat pesisir di wilayah perbatasan. Karena itu persoalan keamanannya harus segera ditangani,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ladullah memastikan akan membawa persoalan tersebut ke tingkat provinsi sebagai salah satu prioritas yang perlu segera ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah.

“Setelah reses ini, saya akan menyampaikan langsung kepada Pemerintah Provinsi Kaltara. Solusi yang mendesak adalah adanya patroli laut secara rutin untuk mengamankan area budidaya milik warga,” pungkasnya.

Selain persoalan keamanan, Ladullah juga menyoroti penurunan harga rumput laut yang belakangan terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap pendapatan dan daya beli masyarakat pesisir di wilayah Sebatik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page