Bulungan

Perkuat Sektor Pertanian, Anggota DPRD Kaltara Dorong Dukungan Teknologi dan Akses Pasar

×

Perkuat Sektor Pertanian, Anggota DPRD Kaltara Dorong Dukungan Teknologi dan Akses Pasar

Sebarkan artikel ini

Penulis : Fidelis | Editor : Castro

MATAKALTARA.COMC, BULUNGAN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia Ibrahim, mendorong pemerintah untuk menghadirkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi serta mempercepat modernisasi sektor pertanian di daerah.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing petani di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Penggunaan alsintan berbasis teknologi penting agar proses produksi lebih efisien dan pertanian kita bisa berkembang lebih modern,” ujar Vamelia, kepada MataKaltara.com, Jumat (13/3/2026) sore.

Ia menilai penguatan sektor pertanian tidak cukup hanya dilakukan dari sisi hulu, seperti penyediaan sarana produksi dan teknologi. Namun, perlu juga diimbangi dengan perhatian pada sektor hilir, terutama dalam hal pemasaran dan penyerapan hasil pertanian.

Vamelia menekankan pentingnya membangun jejaring antara hasil pertanian lokal dengan sektor industri maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penampung atau penyerapan produk pertanian.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani sekaligus membantu menjaga stabilitas harga hasil pertanian di tingkat petani.

“Tak kalah pentingnya, menciptakan jejaring antara hasil tani lokal dengan sektor industri dan UMKM sebagai penyerap produk,” tegasnya.

Ia berharap penguatan sektor pertanian di Kalimantan Utara dapat dilakukan secara komprehensif, mulai dari perbaikan distribusi bantuan, dukungan teknologi, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Dengan langkah tersebut, Vamelia optimistis para petani di Kaltara dapat tumbuh lebih mandiri serta memiliki daya saing yang kuat.

“Kalau distribusi tepat, teknologi tersedia, dan pasar terbuka, saya optimistis petani kita bisa lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page