Pemprov Kaltara Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas Dukung Program Makan Bergizi Gratis

oleh
Oplus_131072

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara Wilayah Nunukan Mahfud secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Pendidikan Se-Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (28/10/25), di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Jabbar, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Achmad Djufrie, Kepala BPMP Kalimantan Utara, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kaltara, serta para Kepala Sekolah se-Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Utara yang dibacakan Mahfud, disampaikan bahwa Pemprov Kaltara mendukung penuh Program Nasional Presiden RI, yaitu Program Makan Bergizi Gratis.

“Program ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Asupan bergizi adalah pondasi bagi lahirnya generasi yang cerdas dan sehat,” tegas Mahfud.

Mahfud juga menyinggung pencanangan SMA Garuda di kawasan Kota Baru Mandiri, Tanjung Selor, yang baru-baru ini diresmikan oleh Menteri Agama RI.

“Kehadiran SMA Garuda menjadi tonggak penting dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Utara,” ujar Mahfud kepada MataKaltara.com, selasa (28/10/25) pagi.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa Pemprov Kaltara berkomitmen menjemput anak-anak putus sekolah agar bisa kembali bersekolah dengan pembiayaan penuh dari negara.

“Melalui forum ini, mari kita satukan visi, meneguhkan langkah, dan berkomitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan Kalimantan Utara yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing global,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Jabbar menekankan pentingnya peran strategis Dewan Pendidikan sebagai jembatan antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat.

“Dewan Pendidikan harus netral, mampu menyalurkan aspirasi masyarakat di satu sisi, dan mewadahi kepentingan para pendidik serta pemerintah di sisi lain,” ujarnya.

Jabbar juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Kaltara.

“Jika kita saling mendukung dan bekerja sama, hambatan di dunia pendidikan dapat diatasi, dan kita akan menciptakan generasi masa depan yang gemilang serta berkualitas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *