Nunukan

Nelayan Hilang di Perairan Bambangan Sebatik Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

×

Nelayan Hilang di Perairan Bambangan Sebatik Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN– Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Bambangan, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kasi Operasi Kantor SAR Tarakan, Dede Hariana, menjelaskan bahwa laporan diterima Pos SAR Nunukan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 16.20 WITA, dari Hasan, petugas BPBD Nunukan.

Korban diketahui berangkat mencari ikan sejak Rabu malam, 28 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 WITA, namun hingga keesokan harinya belum kembali ke rumah.

“Begitu menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan briefing dan bergerak menuju lokasi kejadian,” kata Dede kepada MataKaltara.com, kamis (29/01/2026).

Lokasi kejadian berada di perairan Pantai Sebatik, dekat Dermaga Bambangan, dengan koordinat 4°13’47” N dan 117°7’19” E.

Jarak tempuh dari Pos SAR Nunukan menuju lokasi sekitar 2,4 nautical mile, dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 30 menit menggunakan jalur laut.

Operasi SAR hari pertama dimulai pada pukul 16.37 WITA, dan tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar 17.07 WITA. Korban diketahui bernama Rahmatsyah (29), warga Desa Bambangan, dengan status hingga saat ini masih dalam pencarian.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR dilibatkan, antara lain Pos SAR Nunukan, BPBD Nunukan, Pos AL Sebatik, Polsek Sebatik, serta masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit truk personel, satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB), perlengkapan medis, alat komunikasi, serta AquaEye untuk membantu pencarian di bawah permukaan air.

Dede menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan operasi. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung upaya pencarian.

“Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan prinsip quick action, profesional, dan sinergi seluruh unsur,” pungkas Dede.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page