Lewat Udara dan Darat Alsintan APBN 2025 Dikirim ke Krayan Nunukan

oleh

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah perbatasan dengan menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada petani di Kabupaten Nunukan.

Bantuan tersebut diberikan kepada Brigade Pangan (BP) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) Kabupaten Nunukan dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.Penyaluran Alsintan dilakukan secara bertahap.

Sebagian alat telah didistribusikan ke beberapa wilayah, sementara kawasan Krayan masih dalam proses pengiriman.

Kondisi geografis yang sulit serta keterbatasan sarana transportasi menjadi tantangan utama dalam pendistribusian bantuan ke wilayah tersebut.

Kepala DKKP Kabupaten Nunukan, Masniadi, mengatakan pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kendala tersebut.

Pihaknya telah menyiapkan skema distribusi khusus agar Alsintan tetap dapat menjangkau wilayah Krayan.

“Distribusi dilakukan dengan menyesuaikan kondisi alat dan medan. Untuk Alsintan tertentu akan dikirim melalui jalur udara, sedangkan yang memungkinkan melalui jalur darat akan kami salurkan lewat akses darat,” kata Masniadi kepada MataKaltara.com, sabtu (24/01/2026).

Menurut Masniadi, sebelum pendistribusian dilakukan, DKKP terlebih dahulu melaksanakan survei lapangan guna memastikan jalur yang aman.

Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kerusakan alat maupun kendala teknis selama pengiriman.

“Survei sudah kami lakukan sejak akhir 2025. Kami ingin memastikan jalur yang dipilih benar-benar bisa dilalui, karena medan menuju Krayan cukup berat,” jelas Masniadi.

Ia mengungkapkan, melalui jalur darat akan disalurkan sebanyak 28 unit Alsintan, terdiri dari 14 unit traktor roda empat dan 14 unit traktor jenis crawler.

Sementara itu, jalur udara akan digunakan untuk mengirim 14 unit mesin transplanter yang dinilai lebih memungkinkan untuk diangkut menggunakan pesawat.

Masniadi berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Brigade Pangan dan kelompok tani di wilayah Krayan.

Ia juga menekankan pentingnya perawatan Alsintan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Dengan dukungan Alsintan ini, kami berharap produktivitas pertanian di Krayan dapat meningkat dan mampu menunjang ketahanan pangan masyarakat perbatasan,” tutup Masniadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *