Blog

Irwan Sabri Buka Musrenbang Nunukan dan Nunukan Selatan, Tekankan Skala Prioritas

×

Irwan Sabri Buka Musrenbang Nunukan dan Nunukan Selatan, Tekankan Skala Prioritas

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Pemerintah Kabupaten Nunukan (Pemkab) Kalimantan Utara (Kaltara) kewilayahan Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan yang digelar di Cafe Sayn, Jalan Ahmad Yani, Nunukan Timur itu dihadiri unsur DPRD Kabupaten Nunukan, jajaran perangkat daerah, unsur TNI-Polri, camat, serta perwakilan instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Irwan Sabri menegaskan bahwa Musrembang harus menjadi forum penentuan arah pembangunan yang realistis dan terukur, terutama dalam menetapkan skala prioritas program tahun anggaran mendatang.

Menurutnya, banyaknya usulan dari masyarakat merupakan hal positif, namun harus disaring berdasarkan urgensi, manfaat langsung bagi warga, serta kemampuan keuangan daerah.

“Tidak semua usulan bisa langsung diakomodir. Karena itu kita harus berani menentukan prioritas, mana yang paling mendesak dan berdampak luas bagi masyarakat Nunukan dan Nunukan Selatan,” kata Irwan kepada MataKaltara.com, Sabtu (14/02/2026).

Ia menekankan bahwa Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, jasa, dan perdagangan di wilayah perbatasan.

Oleh sebab itu, perencanaan pembangunan harus fokus pada penguatan infrastruktur dasar, peningkatan layanan publik, serta dukungan terhadap sektor ekonomi masyarakat.

Irwan juga mengingatkan agar setiap program yang diusulkan tidak sekadar bersifat seremonial atau proyek fisik semata, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, seperti penataan kawasan, penguatan ekonomi pesisir, pendidikan, dan layanan dasar.

“Yang kita butuhkan bukan banyaknya program, tetapi program yang tepat dan berdampak nyata,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan, Andi Astuti menjelaskan, Pulau Nunukan memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan sekaligus sebagai pusat aktivitas perdagangan dan pelayanan pemerintahan.Karena itu, peningkatan kualitas jalan lingkungan, drainase, air bersih, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta konektivitas antar kawasan menjadi prioritas yang terus didorong. Selain itu, penguatan akses jalan produksi, dukungan terhadap UMKM, serta kelancaran distribusi barang dan jasa dinilai sebagai fondasi percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif.“Tema pembangunan kita menegaskan dua fokus utama, yakni pemerataan layanan dasar dan penguatan infrastruktur ekonomi sebagai pengungkit pertumbuhan dan daya saing wilayah,” jelasnya.Andi Astuti memaparkan, untuk Tahun 2026 terdapat 386 kegiatan hasil Musrenbang dan pokok pikiran (pokir) yang telah terakomodir dalam dokumen RKA, dengan rincian 230 kegiatan di Kecamatan Nunukan dan 156 kegiatan di Kecamatan Nunukan Selatan.Sementara untuk Tahun 2027, dari total 1.032 usulan yang masuk dari dua kecamatan tersebut, setelah melalui proses verifikasi dan penajaman, ditetapkan 65 usulan prioritas. Rinciannya, 35 usulan dari Kecamatan Nunukan dan 30 usulan dari Kecamatan Nunukan Selatan yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum tersebut.Di akhir sambutannya, Sekretaris Bappeda Litbang menegaskan bahwa penentuan skala prioritas 2027 mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM), Program Strategis Nasional (Pro SN), serta visi-misi kepala daerah dalam 17 Arah Baru Perubahan.“Kapasitas fiskal daerah memiliki keterbatasan. Karena itu, prioritas ditentukan berdasarkan tingkat urgensi, dampak langsung terhadap pelayanan dasar, kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, serta kesinambungan program pembangunan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page