Nunukan

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Sebatik Tim SAR Perluas Area Operasi

×

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Sebatik Tim SAR Perluas Area Operasi

Sebarkan artikel ini

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan pencarian Rahmatsyah (29), nelayan Desa Bambangan yang dilaporkan hilang di perairan Sebatik.

Pada hari kedua operasi, Jumat (30/01/2026), fokus pencarian diperluas dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

Upaya pencarian dilakukan dengan membagi wilayah perairan menjadi empat sektor utama yang berpusat di sekitar Pantai Sebatik, tidak jauh dari Dermaga Bambangan.

Titik tersebut merupakan lokasi terakhir korban diketahui sebelum dinyatakan hilang.

Kepala Operasi SAR Tarakan, Dede Hariana, mengatakan pembagian sektor menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses pencarian di tengah kondisi perairan yang dinamis.

“Evaluasi hari pertama menunjukkan perlunya perluasan area pencarian. Karena itu, hari ini kami membagi wilayah operasi ke empat sektor agar penyisiran lebih terarah,” kata Dede kepada MataKaltara.com, jumat (30/01/2026).

Ia menambahkan, pola arus laut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan sektor pencarian.

Arus yang berubah-ubah berpotensi menggeser posisi korban dari titik awal.

“Dengan menyesuaikan pola arus, kami berharap peluang menemukan korban dapat lebih maksimal,” jelas Dede.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai peralatan, termasuk satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk penyisiran permukaan laut serta alat pendeteksi bawah air AquaEye untuk membantu pencarian di area yang sulit dijangkau secara visual.

Selain unsur SAR, operasi juga didukung oleh BPBD Kabupaten Nunukan, Pos AL Sebatik, Polsek Sebatik, serta keterlibatan aktif masyarakat setempat yang turut membantu pemantauan di sekitar pesisir.

Rahmatsyah sebelumnya dilaporkan tidak kembali usai pergi memanen ikan pada Rabu malam (28/01/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.

Laporan kejadian baru diterima Pos SAR Nunukan pada Kamis (29/01/2026) sore dari BPBD Kabupaten Nunukan.

Hingga Jumat siang, pencarian masih terus berlangsung dengan kondisi cuaca yang relatif kondusif dan tidak ditemukan kendala berarti.

Tim SAR Gabungan memastikan operasi akan dilanjutkan secara maksimal dengan evaluasi berkala hingga korban ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page