Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan Ayam Petelur kepada kelompok tani yang kini mulai memasuki tahap pemeliharaan intensif.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Nunukan memastikan seluruh bantuan yang disalurkan kepada Kelompok Tani Sawitto dan Kelompok Tani Dondeng Petelur telah memenuhi standar teknis dan siap menunjang produksi telur lokal.
Monitoring lapangan yang dilakukan DKPP menunjukkan bahwa ratusan ayam petelur bantuan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPR RI Hasan Saleh Tahun 2025 berada dalam kondisi sehat dan stabil pasca perjalanan laut dari Sulawesi.
Dokter Hewan DKPP Nunukan, Zevanya Indah Oktaviana, menyebutkan keberhasilan distribusi ini tidak lepas dari pengawasan ketat kesehatan hewan sejak proses pengiriman hingga penempatan di kandang.
“Alhamdulillah, tidak ada kematian selama perjalanan. Ayam langsung beradaptasi dengan lingkungan kandang, nafsu makan baik, dan tidak menunjukkan gejala penyakit,” kata Zevanya kepada MataKaltara.com, senin (02/02/2026).
Ia menilai kesiapan kandang dan manajemen pemeliharaan yang diterapkan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi ayam tetap prima.
“Kelompok tani sudah memahami tata kelola pemeliharaan yang baik, mulai dari kebersihan kandang, pemberian pakan, hingga pengaturan sirkulasi udara. Ini menjadi modal utama untuk mencapai produktivitas optimal,” jelas Zevanya.
DKPP Nunukan menargetkan bantuan ini mampu mendorong kemandirian kelompok tani sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan telur dari luar daerah.
Terlebih, kebutuhan telur diproyeksikan terus meningkat seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ketersediaan telur ayam lokal sangat strategis, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat,” tambah Zevanya.
Melalui program ini, DKPP berharap sektor peternakan rakyat di Nunukan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan.






