Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, NUNUKAN -Pemerintah Kabupaten Nunukan (Pemkab) Kalimantan Utara (Kaltara), resmi membuka lembaran baru bagi pelaku usaha mikro dengan diresmikannya Food Court UMKM Center, Minggu (15/02/2026).
Sebanyak 10 booth langsung beroperasi dan digadang-gadang menjadi motor ekonomi baru masyarakat di Kabupaten Nunukan.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Nunukan, Irwan Sabri, di UKM Center, Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara.
Sekitar 70 undangan dari unsur pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal, BUMN/BUMD hingga pelaku UMKM turut hadir menyaksikan momentum tersebut.
Sepuluh booth yang tersedia diisi pelaku UMKM dengan ragam produk, mulai dari makanan ringan, makanan berat hingga oleh-oleh khas Nunukan.
Fasilitas tersebut merupakan bantuan pemerintah daerah berupa 10 unit gerobak UMKM yang disalurkan pada 2025 kepada pelaku usaha mikro produktif dan kelompok rentan.
Dalam sambutannya, Irwan menegaskan bahwa Food Court ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan bagian dari strategi besar membangun ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya seremoni. Ini wujud komitmen kita memperkuat fondasi ekonomi rakyat. UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga dan daerah,” kata Irwan kepada MataKaltara.com, Minggu (15/02/2026).
Menurutnya, pertumbuhan UMKM di Nunukan menunjukkan tren positif. Jumlah pelaku usaha terus bertambah dan tersebar di berbagai kecamatan.Bahkan, beberapa produk UMKM lokal telah menembus pasar Malaysia.
Namun demikian, Irwan mengakui masih ada tantangan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari keterbatasan modal, akses pembiayaan, pemasaran digital, hingga pengurusan perizinan dan sertifikasi produk.
Untuk itu, Pemkab Nunukan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Nunukan terus menggulirkan program pembinaan, pendampingan legalitas usaha, hingga skema kredit tanpa bunga atau kredit nol persen yang ditargetkan berjalan pada triwulan II 2026.
“Bantuan ini bukan soal angka, tetapi tentang memberi kesempatan yang sama bagi usaha kecil untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DKUKMPP Nunukan, Muhtar, menjelaskan bahwa Food Court ini juga menjadi percontohan penataan usaha di daerah.
Pemerintah ingin mendorong pedagang agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan, melainkan menempati lokasi yang tertata dan representatif.
“Jadi, dengan konsep terpusat, aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman bagi pedagang maupun konsumen, sekaligus memudahkan pembinaan dan pengawasan,” ungkapnya.
Rangkaian peresmian turut diramaikan senam bersama, pasar murah, serta layanan perizinan usaha mikro gratis bekerja sama dengan DPMPTSP dan KP2KP Nunukan.
Di akhir acara, Irwan Sabri secara resmi membuka dan memfungsikan Food Court UMKM Center.
“Dengan penuh rasa syukur, hari ini saya nyatakan Food Court UKM Center Nunukan resmi dibuka untuk kemajuan perekonomian masyarakat. Semoga menjadi bagian penting mewujudkan Nunukan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.












