Pemipilan Jagung di Desa Lapri Polsek Sebatik Timur Nunukan Perkuat Program Pangan

oleh
Oplus_131072

Penulis: Fidelis | Editor: Castro

MATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan jajaran Kepolisian di wilayah perbatasan.

Polsek Sebatik Timur melaksanakan kegiatan pemipilan jagung menggunakan mesin sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap program strategis nasional tersebut, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA itu berlangsung di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan.

Proses pemipilan dilakukan dengan memanfaatkan mesin pemipil jagung milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Lapri, sebagai sarana pendukung peningkatan hasil pascapanen petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polsek Sebatik Timur IPDA Misni, Bhabinkamtibmas Desa Lapri, serta pengurus BUMDes.

Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur desa mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor pangan.

Jagung yang dipipil merupakan hasil panen dari program penanaman pada kuartal IV Tahun 2025.

Dari kegiatan tersebut, berhasil dihasilkan enam karung jagung pipil yang akan dimanfaatkan untuk menunjang ketahanan pangan masyarakat Desa Lapri.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui keterangannya, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung program prioritas nasional.

“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui program-program produktif seperti ketahanan pangan. Pemipilan jagung ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga, khususnya di wilayah perbatasan,” kata Bonifasius kepada MataKaltara.com, kamis (05/02/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar sektor pertanian semakin berkembang dan mampu menjadi penopang ekonomi lokal.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sebatik Timur diharapkan dapat menjadi penggerak dan motivator bagi masyarakat untuk mengoptimalkan potensi pertanian desa, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Nunukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.