Penulis: Fidelis | Editor: Castro
MATAKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Regenerasi kepemimpinan pemuda di Kalimantan Utara resmi dimulai. Sebanyak 71 pengurus Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara masa bakti 2025–2030 dikukuhkan secara resmi di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (05/02/2026).
Pengukuhan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang, dan disaksikan unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat.
Momentum ini menandai harapan baru terhadap peran strategis pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Bumi Benuanta.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Karang Taruna harus tampil sebagai kekuatan nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar organisasi formal.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara pemerintah dan pemuda dalam menjawab tantangan kesejahteraan sosial.
“Karang Taruna harus mampu membaca persoalan di lapangan dan menjadi bagian dari solusi. Sinergi dengan pemerintah adalah kunci agar program yang dijalankan benar-benar berdampak,” kata Zainal kepada MataKaltara.com, kamis (05/02/2026).
Ketua Karang Taruna Kaltara yang baru dilantik, Wiwit Susanto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, pemuda harus diberi ruang untuk berinovasi dan berkontribusi secara nyata.
“Kami ingin Karang Taruna menjadi rumah besar bagi pemuda kreatif, inovatif, dan peduli sosial. Fokus kami adalah penguatan SDM, digitalisasi potensi, serta pengembangan kewirausahaan berbasis sosial,” ungkap Wiwit.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan ini juga dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai forum perumusan program strategis lima tahun ke depan.
Kegiatan lainnya meliputi sosialisasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 serta bazar UMKM Karang Taruna yang menampilkan produk-produk kreatif lokal.
Dengan kepengurusan baru dan semangat kolaboratif, Karang Taruna Kalimantan Utara diharapkan mampu tampil sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan pemuda dan penguatan ekonomi kerakyatan.












